LinkWithin

Blog Widget by LinkWithin

Friday, August 7, 2009

5 PERUSAK HATI




Hati adalah pengendali. Jika ia baik, baik pula perbuatannya. Jika ia rusak, rusak pula perbuatannya. Maka menjaga hati dari kerusakan adalah niscaya dan wajib. Tentang perusak hati, Imam Ibnul Qayyim rahimahullah menyebutkan ada lima perkara, 'bergaul dengan banyak kalangan (baik dan buruk), angan-angan kosong, bergantung kepada selain Allah, kekenyangan dan banyak tidur.'

  1. Bergaul dengan banyak kalangan
    Pergaulan adalah
    perlu, tapi tidak asal bergaul dan banyak teman. Pergaulan yang salah akan menimbulkan masalah. Teman-teman yang buruk lambat laun akan menghitamkan hati, melemahkan dan menghilangkan rasa nurani, akan membuat yang bersangkutan larut dalam memenuhi berbagai keinginan mereka yang negatif.

    Dalam tataran riel, kita sering menyaksikan orang yang hancur hidup dan kehidupannya gara-gara pergaulan. Biasanya out put semacam ini, karena motivasi bergaulnya untuk dunia. Dan memang, kehancuran manusia lebih banyak disebabkan oleh sesama manusia. Karena itu, kelak di akhirat, banyak yang menyesal berat karena salah pergaulan. Allah berfirman:

    "Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zhalim menggigit dua tangannya seraya berkata, 'Aduhai (dulu) kiranya aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku, kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur'an ketika Al-Qur'an itu telah datang kepadaku." (Al-Furqan: 27-29).

    "Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa." (Az-Zukhruf: 67).
    "Sesungguhnya berhala-berhala yang kamu sembah selain Allah adalah untuk menciptakan perasaan kasih sayang di antara kamu dalam kehidupan dunia ini, kemudian di hari Kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian (yang lain) dan sebagian kamu melaknati sebagian (yang lain), dan tempat kembalimu adalah Neraka, dan sekali-kali tidak ada bagimu para penolong." (Al-Ankabut: 25).

    Inilah pergaulan yang didasari oleh kesamaan tujuan duniawi. Mereka saling mencintai dan saling membantu jika ada hasil duniawi yang diingini. Jika telah lenyap kepentingan tersebut, maka pertemanan itu akan melahirkan duka dan penyesalan, cinta berubah menjadi saling membenci dan melaknat.
    Karena itu, dalam bergaul, berteman dan berkumpul hendaknya ukuran yang dipakai adalah kebaikan. Lebih tinggi lagi tingkatannya jika motivasi pertemanan itu untuk mendapatkan kecintaan dan ridha Allah.
  2. Larut dalam angan-angan kosong
    Angan-angan kos
    ong adalah lautan tak bertepi. Ia adalah lautan tempat berlayarnya orang-orang bangkrut. Bahkan dikatakan, angan-angan adalah modal orang-orang bangkrut. Ombak angan-angan terus mengombang-ambingkannya, khayalan-khayalan dusta senantiasa mempermainkannya. Laksana anjing yang sedang mempermainkan bangkai. Angan-angan kosong adalah kebiasaan orang yang berjiwa kerdil dan rendah.

    Masing-masing sesuai dengan yang diangankannya. Ada yang mengangan-kan menjadi raja atau ratu, ada yang ingin keliling dunia, ada yang ingin mendapatkan harta kekayaan melim-pah, atau isteri yang cantik jelita. Tapi itu hanya angan-angan belaka.

    Adapun orang yang memiliki cita-cita tinggi dan mulia, maka cita-citanya adalah seputar ilmu, iman dan amal shalih yang mendekatkan dirinya kepada Allah. Dan ini adalah cita-cita terpuji. Adapun angan-angan kosong ia adalah tipu daya belaka. Nabi n memuji orang yang bercita-cita terhadap kebaikan.
  3. Bergantung kepada selain Allah
    Ini adalah faktor terbesar perusak hati. Tidak ada sesuatu yang lebih berbahaya dari bertawakkal dan bergantung kepada selain Allah.

    Jika seseorang bertawakkal kepada selain Allah maka Allah akan menyerahkan urusan orang tersebut kepada sesuatu yang ia bergantung kepadanya. Allah akan menghinakannya dan menjadikan perbuatannya sia-sia. Ia tidak akan mendapatkan sesuatu pun dari Allah, juga tidak dari makhluk yang ia bergantung kepadanya. Allah berfirman, artinya:

    "Dan mereka telah mengambil sembahan-sembahan selain Allah, agar sembahan-sembahan itu menjadi pelindung bagi mereka. Sekali-kali tidak, kelak mereka (sembahan-sembahan) itu akan mengingkari penyembahan (pengikut-pengikutnya) terhadapnya, dan mereka (sembahan-sembahan) itu akan menjadi musuh bagi mereka." (Maryam: 81-82)

    "Mereka mengambil sembahan-sembahan selain Allah agar mereka mendapat pertolongan. Berhala-berhala itu tidak dapat menolong mereka, padahal berhala-berhala itu menjadi tentara yang disiapkan untuk menjaga mereka." (Yasin: 74-75)

    Maka orang yang paling hina adalah yang bergantung kepada selain Allah. Ia seperti orang yang berteduh dari panas dan hujan di bawah rumah laba-laba. Dan rumah laba-laba adalah rumah yang paling lemah dan rapuh.

    Lebih dari itu, secara umum, asal dan pangkal syirik adalah dibangun di atas ketergantungan kepada selain Allah. Orang yang melakukannya adalah orang hina dan nista. Allah berfirman, artinya: "Janganlah kamu adakan tuhan lain selain Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah)." (Al-Isra': 22)

    Terkadang keadaan sebagian manusia tertindas tapi terpuji, seperti mereka yang dipaksa dengan kebatilan. Sebagian lagi terkadang tercela tapi menang, seperti mereka yang berkuasa secara batil. Sebagian lagi terpuji dan menang, seperti mereka yang berkuasa dan berada dalam kebenaran. Adapun orang yang bergantung kepada selain Allah (musyrik) maka dia mendapatkan keadaan yang paling buruk dari empat keadaan manusia, yakni tidak terpuji dan tidak ada yang menolong.
  4. Makanan Makanan perusak ada dua macam.

    Pertama , merusak karena dzat/materinya, dan ia terbagi menjadi dua macam. Yang diharamkan karena hak Allah, seperti bangkai, darah, anjing, binatang buas yang bertaring dan burung yang berkuku tajam. Kedua, yang diharamkan karena hak hamba, seperti barang curian, rampasan dan sesuatu yang diambil tanpa kerelaan pemiliknya, baik karena paksaan, malu atau takut terhina.

    Kedua , merusak karena melampaui ukuran dan takarannya. Seperti berlebihan dalam hal yang halal, kekenyangan kelewat batas. Sebab yang demikian itu membuatnya malas mengerjakan ketaatan, sibuk terus-menerus dengan urusan perut untuk memenuhi hawa nafsunya. Jika telah kekenyangan, maka ia merasa berat dan karenanya ia mudah mengikuti komando setan. Setan masuk ke dalam diri manusia melalui aliran darah. Puasa mempersempit aliran darah dan menyumbat jalannya setan. Sedangkan kekenyangan memperluas aliran darah dan membuat setan betah tinggal berlama-lama. Barangsiapa banyak makan dan minum, niscaya akan banyak tidur dan banyak merugi. Dalam sebuah hadits masyhur disebutkan:

    "Tidaklah seorang anak Adam memenuhi bejana yang lebih buruk dari memenuhi perutnya (dengan makanan dan minuman). Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap (makanan) yang bisa menegakkan tulang rusuknya. Jika harus dilakukan, maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya." (HR. At-Tirmidzi, Ahmad dan Hakim, dishahihkan oleh Al-Albani).
  5. Kebanyakan tidur
    Banyak tidur mematikan hati, memenatkan badan, menghabiskan waktu dan membuat lupa serta malas. Di antara tidur itu ada yang sangat dibenci, ada yang berbahaya dan sama sekali tidak bermanfaat. Sedangkan tidur yang paling bermanfaat adalah tidur saat sangat dibutuhkan.

    Segera tidur pada malam hari lebih baik dari tidur ketika sudah larut malam. Tidur pada tengah hari (tidur siang) lebih baik daripada tidur di pagi atau sore hari. Bahkan tidur pada sore dan pagi hari lebih banyak madharatnya daripada manfaatnya.

    Di antara tidur yang dibenci adalah tidur antara shalat Shubuh dengan terbitnya matahari. Sebab ia adalah waktu yang sangat strategis. Karena itu, meskipun para ahli ibadah telah melewatkan sepanjang malamnya untuk ibadah, mereka tidak mau tidur pada waktu tersebut hingga matahari terbit. Sebab waktu itu adalah awal dan pintu siang, saat diturunkan dan dibagi-bagikannya rizki, saat diberikannya barakah. Maka masa itu adalah masa yang strategis dan sangat menentukan masa-masa setelahnya. Karenanya, tidur pada waktu itu hendaknya karena benar-benar sangat terpaksa.

    Secara umum, saat tidur yang paling tepat dan bermanfaat adalah pada pertengahan pertama dari malam, serta pada seperenam bagian akhir malam, atau sekitar delapan jam. Dan itulah tidur yang baik menurut pada dokter. Jika lebih atau kurang daripadanya maka akan berpengaruh pada kebiasaan baiknya. Termasuk tidur yang tidak bermanfaat adalah tidur pada awal malam hari, setelah tenggelamnya matahari. Dan ia termasuk tidur yang dibenci Rasul Shallallahu 'alaihi wa sallam .

    (Disadur dari Mufsidaatul Qalbi Al-Khamsah, min kalami Ibni Qayyim Al-Jauziyyah/Abu Okasha Ainul Haris)

Tuesday, August 4, 2009

AKU SEPASANG KASUT



Namaku Nike, aku adalah dari bangsa trainer.
Jenis-jenis lain, juga yang selain daripadaku dijual
di merata kedai sukan. Aku telah dibeli seme
njak
setahun yang lep
as. Semenjak itu hidupku mula
berubah. Aku menjangkakan tentulah kebanya
kan
daripada hayatku akan kuhabiskan di trek ata
u di
gimnasium. Tapi
jangkaanku meleset. Tuanku lebih
kerap membawa
aku ke masjid-masjid dan ke rumah
kawan-kawannya. Aku sempat mencuri-curi den
gar
kegiatannya dalam kelompok tersebut. Itulah yag

dinamakan usrah
rupanya. Apa yang ingin ku ceritakan
di sini mungkin berguna kepada kalian semua. Ber
ikut
adalah pemerhatianku
berkenan tuanku. Dia seorang
da`i, kekaguman
ku dengan usahanya telah menginsafkan
aku untuk mncor
etkan warkah ini.

Dahulu, tuanku hanya berseorangan. Aku selalu ke
masjid bersaman
ya seorang. Di sana beliau
mengabiskan ma
sa mendengar ceramah agama, tak cukup
dengan itu, habis
kedai-kedai buku agama kami
kunjungi. Sememangnya dia seorang yang obse
ssed
dengan ilmu peng
etahuan. Tafsir al-Qur'an memang
selalu dibacanya. Ini
membanggakan aku, kerana dapat
berbakti kepada seora
ng yang cintakan ilmu.

Aktivitiku tidak terhad begitu sahaja, aku juga
sering dibawa ke kom
pleks sukan dan padang bola.
Yang peliknya aku
mendapat ramai kenalan ketika
berada di padang
, tetapi sering berseorangan ketika
dibawa ke masjid
.

Dahulu, ini menjadi aktiviti kegemaranku, kerana
dengan ini aku mendapat ramai kawan. Mulanya aku

agak pelik dengan situasi ini, tetapi lama-kelamaa
n
ramai kenalanku turut serta setiap kali aku ke
masjid. Kini faham
lah aku, tuan aku menggunakan
padang bola dan
kompleks sukan untuk berdakwah
rupanya. Masya Allah! Tak sangka juga, de
ngan
aktiviti sukan tuan aku sempat juga mengajak

rakan-rakan ke masjid. Sekarang aku t
idak bersendiri
lagi. Hampir setiap malam tuan aku akan berku
njung
ke rumah rakan-rakannya. Di sini aku mengam
bil
peluang untuk
bersama dengan rakan-rakanku untuk
bertukar pengal
aman. Rakan-rakanku amat mengagumi
tuanku. Aku tumpang berbangga.


Usrah berjalan hampir setiap malam. Sememangn
ya tuan
aku tidak kenal erti rehat. Baginya tempat reh
at
adalah Syurga dan masa untuk tidur adalah di alam

kubur. Semua kasut akan senyap setiap kali tu
an aku
mula berbicara. Kaata-katanya penuh hikmah, setiap

isi disokong dengan hadis dan ayat al-Qur'an. Tuan

aku tidak banyak bercakap apatah lagi perkara ya
ng
sia-sia. Aku dapati rakan-rakan tuanku turut kagum
dengan kebolehanny
a.

Apabila bersama rakan, tidak pernah langsung beliau
mencerca rakan yang lain. Jika ada perkara yang
hendak ditegurnya akan dilakukan dengan hikmah. Aku
lebih banyak mendengar beliau memuji orang
berbanding mencerca kesalahan orang.

Kini aku masih berbakti lagi. Aku tahu kalian tentu
menganggap tulisanku ini gila dan tidak masuk akal.
Akan tetapi renungkanlah kata-kataku ini. Aku
mungkin kasut, tetapi suatu hari nanti mungkin Tuhan
akan memberikanku mulut untuk berkata-kata, untuk
bersaksikan apa yang tuan aku telah kerjakan. Pada
saat itu akan aku saksikan pada Tuhan apa yang aku
nukilkan pada kalian.

Untuk kalian semua contohilah tuanku. Berdakwahlah
dengan cara hikmah. Jangan sekali-kali lari dari
masyarakat. Terkadang masyarakat di sekeliling
kalian suka bersukan, atau mungkin sukakan hiburan.
Ikutlah rentak mereka sebagaimana aku menari
mengikut irama tuanku. Dalam berkata-kata hendaklah
kalian berhati-hati, jauhilah cerca dan maki,
lebihkanlah ukhuwwah dan pujian. Sesungguhnya mad`u
suka dipuji. Namun puji biarlah ikhlas.

Apabila berbicara gunakanlah al-Qur'an dan al-Hadis.
Jangan kalian ikut sesedap mulut, kelak menikam
kalian dari belakang. Tambahkanlah ilmu kalian, maka
orang akan mendengar cakap kalian. Bukankah Tuhan
menjanjikan darjat yang tinggi untuk orang yang
berilmu? Jadilah da`i yang serba boleh. Jangan
kalian sekatkan skop dakwah kalian, setakat mengajak
ke surau dan masjid. Ingatlah, bersukan, muzik,
berjalan, itu semua adalah dakwah bagi kalian.
Setapak kalian berjalan, mungkin bisa mencampak
hidayah ke dalam diri teman kalian.

Oh! Aku memang tidak layak untuk menasihat kalian.
Apatah lagi aku hanya sepasang kasut. Kalian tidak
perlu memaafkanku kerana aku hanyalah kasut. Tetapi
maafkanlah tulisan aku kira aku cuba mengajar
kalian, makhluk yang terbaik di sisi Allah. Sebelum
lidah kasutku ini bergetar deras, cukuplah dulu
nukilan dariku, sepasang kasut seorang da`i.

Sunday, July 26, 2009

Beware Of Cancerous Food

SATAY LOVERSIf you all eat satay, don't ever forget to eat the cucumber, because... eating satay together with carbon after barbequing can couse canser.


But we have a cure
for that... Cucumber should be eaten after we ate the satay.... because satay has carsinogen (a cancer causing element) but cucumber is anti-carsinogenic. So don't forget to eat the cucumber the next time u have satays.


PRAWNS & VIT C

DO NOT eat shrimps/prawns if you have just taken VITAMIN C pills!!

This will cause you to DIE in ARSENIC (As) toxication withi
n HOURS!!

SHAMPOO


Ne gambar hiasan je tau..nk tau yg mane kna ar tgk dienya ingrediant k..

Cancer-causing substance in Shampoo. Go home and check your shampoo. Change before it's too late... Check the ingredients listed on your shampoo bottle, and see they have a substance by the name of Sodium Laureth Sulfate, orsimply SLS. This substance is found in most shampoos; manufacturers use it because it produces a lot of foam and it is cheap.

BUT the fact is, SLS is used to scrub garage floors, and it is very strong!!! It is also
proven that it can cause cancer in the long run, and this is no joke. Shampoos that contains SLS : Vo5, Palmolive, Paul Mitchell, l'Oreal, the new Hemp Shampoo from Body Shop etc contain this substance. The first ingredient listed (which means it is the single most prevalent ingredient) in Clairol's Herbal Essences is Sodium Laureth Sulfate.

So I called one company, and I told them their product
contains a substance that will cause people to have cancer. They said,

"Yeah we knew about it but there is nothing we can do about it because we nee
d that substance to produce foam. "

By the way Colgate toothpaste also contains the same substance to produce the "bubbles". They said they are going to send me some information.

Research has shown that in the 1980s, the chance of getting cancer is 1 out of 8000
and now, in the
1990s, the chances of getting cancer is 1 out of 3, which is very serious. So I hope
that you will take this seriously and pass this on to all the people you know, and hopefully, we can stop "giving" ourselves cancer causing agents.

INSTANT NOODLES
Herm..memg xleh tahan nafsu nk makan lgi2 ble duit tgh kering n lapar plak..but always remind that prevention is better than cure..so,lu pikir lah sendiri..;)
Dear instant noodle lovers, make sure you break for at least 3 days after one session of instant noodles before you eat your next packet! Please read the info shared to me by a doctor. My family stopped eating instant noodles more than 5 years ago after hearing about the wax coating the noodles - the wax is not just in the styrofoam containers but it coats the noodles. This is why the instant noodles do not stick to each other when cooking.

If one were to examine the ordinary yellow noodles in the market, one will notice that, in their uncooked state the noodles are oily. This layer of oil prevents the noodles from sticking together.

Wantan noodles in their uncooked state have been dusted with flour to prevent them sticking together. When the hawker cooks the noodles, notice he cooks them in hot water and then rinses them in cold water before cooking them in hot water again. This process is repeated several times before the noodles are ready to be served. The cooking and rinsing process prevents noodles from sticking together. The hawker then lowers the noodles in oil and sauce to prevent the noodles from sticking if they are to be served dry.

Cooking instructions for spaghetti require oil or butter to be added in the water when boiling the spaghetti to prevent the pasta from sticking together. Otherwise, one gets a big clump of spaghetti!

There was an SBC (now TCS) actor some years ago, who at a busy time of his career had no time to cook, resorted to eating instant noodles everyday. He got cancer later on. His doctor told him about the wax in instant noodles. The doctor told him that our body will need up to 2 days to clear the wax.

There was also an SIA steward who after moving out from his mother's house into his own house, did not cook but ate instant noodles almost every meal. He had cancer, and has since died from it.

Nowadays the instant noodles are referred as "cancer noodles".